Versi: 1.0 · Update: 2026-07-01 · Owner: PJ Operasional (Ayu Embas), koordinasi dengan seluruh unit
Status: ⚠️ SOP baru — kemungkinan gap, belum dikonfirmasi 100%. Beda dari 3 SOP
lain di batch ini: tracker tidak eksplisit menulis "SPO belum ada" untuk item ini (lihat
Catatan) — hanya menyebut rutinitas inventaris berjalan tanpa menyebut SOP. Ditulis dari
Pedoman MFK Thrivanta Area 5 + data riil ffe_register_drive.md.
Memastikan sarana fasilitas dan alat medis klinik berfungsi baik, aman dipakai, dan
terkalibrasi sesuai jadwal — mencegah kegagalan alat saat dibutuhkan untuk pelayanan pasien.
Seluruh unit dengan alat medis/sarana (Ruang Tindakan, Ruang Dokter, Ruang Obat, Poli Gigi),
Klinik Pratama Thrivanta Jimbaran. Alat non-medis (furniture, IT) juga tercakup tapi dengan
prioritas lebih rendah dari alat medis kritis.
- Alat medis kritis (troli emergency, tabung oksigen, tensimeter, alat EKG, nebulizer) wajib dicek fungsinya secara berkala, bukan hanya saat dipakai dan ternyata rusak.
- Alat yang gagal fungsi/rusak segera ditarik dari pemakaian dan diberi tanda jelas — tidak dibiarkan tercampur dengan alat yang masih layak pakai.
- Alat dengan kebutuhan kalibrasi (tensimeter digital, alat POCT/Autocheck GCU) mengikuti jadwal kalibrasi, sertifikat disimpan dan mudah ditelusuri.
- (Tidak ada regulasi tunggal spesifik — bagian dari kewajiban umum manajemen fasilitas & alat kesehatan sesuai standar akreditasi klinik.)
¶ Standar Acuan
- Kemenkes/LAFKPK: TKK 3 / Standar 1.3 Area 5 (Peralatan Medis) — lihat
Akreditasi_Klinik_2023_Reference.md. Terkait juga ASPAK (Aplikasi Sarana Prasarana dan Alat Kesehatan) untuk pelaporan alat kesehatan ke Kemenkes.
- WHO: prinsip umum manajemen peralatan medis fasilitas kesehatan (bukan guideline teknis kalibrasi spesifik per alat)
Persiapan
- Daftar inventaris alat medis & sarana — sudah ada:
ffe_register_drive.md (kategori Medical Equipment, per ruangan)
- Jadwal kalibrasi & pemeliharaan per alat — [●] belum disusun sistematis
- Label kondisi alat (baik/rusak/dalam perbaikan)
- Form pelaporan kerusakan (bisa memakai Form Laporan Kendala Operasional yang sudah ada, bukan bikin form baru)
Langkah-Langkah
- Setiap alat medis baru dicatat di daftar inventaris (
ffe_register_drive.md) lengkap dengan lokasi, tanggal akuisisi — proses ini sudah berjalan untuk pencatatan aset/depresiasi, tinggal ditambah kolom jadwal pemeliharaan/kalibrasi bila belum ada.
- Staf pengguna melakukan pengecekan fungsi dasar sebelum memakai alat kritis (tensimeter, EKG, nebulizer, tabung oksigen, troli emergency) — terutama alat yang jarang dipakai tapi harus selalu siap (mis. troli emergency, tabung oksigen).
- Alat dengan kebutuhan kalibrasi berkala (tensimeter digital, alat POCT) dijadwalkan kalibrasi sesuai rekomendasi pabrikan/vendor — dicatat tanggal kalibrasi terakhir dan berikutnya.
- Bila ditemukan alat rusak/tidak berfungsi: beri label "RUSAK — jangan pakai", pisahkan dari alat yang masih layak, laporkan via Form Laporan Kendala Operasional.
- Perbaikan/servis alat dikoordinasikan PJ Operasional dengan teknisi/vendor terkait; catat tanggal perbaikan dan hasil di daftar inventaris.
- Alat yang sudah melewati masa pakai (lihat kolom Lifespan di
ffe_register_drive.md) dievaluasi: masih layak pakai atau perlu diganti.
Setelah Prosedur
- Update status alat di
ffe_register_drive.md setelah pemeliharaan/perbaikan/penggantian.
- Sertifikat kalibrasi diarsipkan (fisik/digital) dan mudah ditelusuri saat audit.
Ringkasan scan-only.
Siapkan:
Lakukan:
- Sebelum pakai alat kritis → cek fungsi dasar
- Alat rusak? → label "RUSAK", pisahkan, lapor
- Alat butuh kalibrasi → cek jadwal, jangan pakai lewat jadwal tanpa verifikasi
Jangan lupa:
- Troli emergency & tabung oksigen wajib dicek meski jarang dipakai — justru karena jarang dipakai, gagal fungsi baru ketahuan saat darurat
- Alat rusak yang tidak diberi label bisa terpakai lagi oleh staf lain tanpa sadar
flowchart TD
A[Alat medis akan dipakai] --> B{Fungsi dasar normal?}
B -- Ya --> C[Pakai sesuai SOP tindakan terkait]
B -- Tidak/Rusak --> D[Label RUSAK, pisahkan dari alat layak pakai]
D --> E[Lapor via Form Laporan Kendala Operasional]
E --> F[Koordinasi PJ Operasional dengan teknisi/vendor]
F --> G[Perbaikan/servis]
G --> H[Update status di ffe_register_drive.md]
| Pitfall |
Mengapa |
Solusi |
| Troli emergency/tabung oksigen tidak dicek rutin karena jarang dipakai |
"Jarang dipakai" disalahartikan sebagai "tidak perlu dicek" |
Justru alat darurat perlu jadwal cek rutin terpisah dari alat harian — jangan andalkan pemakaian sebagai bentuk pengecekan |
| Alat rusak tidak diberi label, terpakai lagi oleh staf shift berikutnya |
Tidak ada kebiasaan/sistem penandaan cepat |
Sediakan label/stiker "RUSAK" yang mudah dijangkau di setiap ruangan, jadikan kebiasaan standar |
| Kalibrasi alat POCT terlewat karena tidak ada reminder otomatis |
Jadwal kalibrasi tidak terintegrasi ke rutinitas harian |
Tambahkan jadwal kalibrasi ke checklist rutin bulanan (bisa masuk Routine Check Thrivanta yang sudah ada) |
| Situasi |
Tindakan |
| Alat kritis rusak saat dibutuhkan mendesak (mis. tabung oksigen kosong saat kegawatan) |
Gunakan alat cadangan/alternatif bila ada, jangan tunda penanganan pasien karena menunggu alat — eskalasi ke [●] segera setelah situasi darurat teratasi |
| Sertifikat kalibrasi tidak ditemukan saat audit |
Hubungi vendor kalibrasi untuk salinan, jadikan pelajaran untuk sistem pengarsipan digital — eskalasi ke [●] PJ Operasional |
| Vendor servis tidak merespons/lambat |
Cari vendor alternatif untuk perbaikan mendesak, jangan biarkan alat kritis nonaktif berkepanjangan · eskalasi: [●] |
- Berbeda dari 3 SOP lain yang saya draft di batch ini:
Akreditasi_Gap_Tracker.md baris
9 tidak secara eksplisit menulis "SPO belum ada" untuk pemeliharaan sarana — catatannya
hanya "Routine: inventaris alat+kalibrasi disusun (Embas+Sunar); link ffe_register", yang
menyiratkan ada rutinitas berjalan tapi tidak menyebutkan SOP tertulis untuknya. Saya
simpulkan ini kemungkinan gap (rutinitas ada, SOP-nya belum terdokumentasi), bukan
kepastian seperti 3 SOP lain — konfirmasi ke PJ Operasional apakah SOP ini benar-benar
belum ada atau saya melewatkan dokumen yang sudah ada.
- Daftar alat sudah solid (
ffe_register_drive.md, 79+ item tercatat dengan lokasi &
depresiasi) — SOP ini memanfaatkan data yang sudah ada, bukan minta dibuat ulang.
- Jadwal kalibrasi/pemeliharaan per alat spesifik belum saya miliki — bagian paling penting
yang perlu diisi PJ Operasional dengan data riil.
| Versi |
Tanggal |
Perubahan |
| 1.0 |
2026-07-01 |
Draf awal — kemungkinan gap (belum 100% dikonfirmasi), ditulis dari Pedoman MFK Thrivanta Area 5 + ffe_register_drive.md |