|
|
|
|
| Nomor Dokumen |
[●] diterbitkan saat penandatanganan |
Revisi |
2 |
| Tanggal Terbit |
[●] saat penandatanganan |
Berlaku Sejak |
[●] saat penandatanganan |
| Unit |
Lintas Unit (PPI) |
Disusun oleh (Owner) |
PJ PPI |
| Ditinjau oleh |
Kepala Klinik |
Ditetapkan oleh |
PJ Pelayanan |
| Review Berikutnya |
[●] 12 bulan setelah terbit |
Status |
DRAFT: belum ditinjau dan ditandatangani |
| Nomor / Versi Lama |
Revisi 1: versi wiki 2026-07-01 (dari PMKP3_SPO_PPI_Set) |
Lokasi Wiki |
home/sop/lintas_unit/03_sterilisasi_alat |
Setiap alat reuse yang menembus jaringan atau menyentuh mukosa dalam keadaan steril saat dipakai, dan setiap siklus sterilisasi bisa dibuktikan lewat log.
Perawat dan petugas yang memproses alat reuse di ruang tindakan dan ruang sterilisasi, termasuk alat poli gigi.
- Pemrosesan mengikuti klasifikasi Spaulding.
- Metode sterilisasi klinik: autoklaf uap.
- Setiap siklus dicatat di Log Sterilisasi. Paket tanpa catatan dianggap tidak steril.
- Alur satu arah: kotor → bersih → steril. Tidak boleh berbalik.
- PMK No. 27 Tahun 2017 tentang Pedoman PPI di Fasilitas Pelayanan Kesehatan
¶ Standar Acuan
- Kemenkes/akreditasi klinik: PMKP Standar 2.3 (PPI), SKP 5; indikator internal "siklus sterilisasi dengan indikator lulus = 100%"
- WHO: WHO/PAHO Decontamination and Reprocessing of Medical Devices for Health-care Facilities (2016)
- Internasional: CDC Guideline for Disinfection and Sterilization in Healthcare Facilities (2008, update 2019); klasifikasi Spaulding; ISO 11140-1 (indikator kimia); ISO 11138 (indikator biologi)
- Internal: Pedoman PPI Bab III 3.5; Lampiran 3 (Log Sterilisasi)
| Kelas |
Contoh |
Minimal |
| Kritikal (menembus jaringan steril) |
Gunting/pinset bedah, needle holder, kuret, alat ekstraksi gigi |
Steril (autoklaf) |
| Semi-kritikal (mukosa / kulit tidak utuh) |
Spekulum, spatel lidah logam, kaca mulut |
DTT, sebaiknya steril |
| Non-kritikal (kulit utuh) |
Manset tensi, stetoskop, termometer |
Bersihkan + desinfeksi tingkat rendah |
Persiapan
- APD: sarung tangan heavy-duty, masker, pelindung mata, apron, alas kaki tertutup.
- Detergen (enzimatik bila tersedia), sikat, pouch/pembungkus, indikator kimia, spidol.
Langkah-Langkah
- Setelah tindakan, buang tajam sekali pakai langsung ke safety box.
- Rendam alat reuse segera agar darah tidak mengering, sesuai larutan dekontaminasi yang dipakai klinik.
- Pakai APD lengkap sebelum menyentuh alat kotor.
- Sikat setiap alat di bawah permukaan air hingga bebas debris, termasuk engsel, gerigi, dan celah. Buka engsel saat menyikat.
- Bilas dengan air mengalir.
- Keringkan seluruhnya.
- Periksa alat: masih ada noda/karat/rusak → ulangi pembersihan atau pisahkan alat rusak.
- Kemas dalam pouch/pembungkus dengan engsel terbuka; masukkan indikator kimia internal bila tersedia.
- Tempel indikator kimia eksternal dan tulis tanggal sterilisasi + tanggal kedaluwarsa + inisial operator.
- Susun paket di autoklaf tanpa padat dan tanpa saling menindih; pouch kertas–plastik berdiri sejajar.
- Pilih program sesuai tipe autoklaf dan manual pabrikan: autoklaf gravitasi/non-vakum (kelas N): 121 °C ≥ 30 menit untuk paket terbungkus; autoklaf pre-vakum (kelas B/S): 134 °C ≥ 4 menit. Siklus lain hanya bila tervalidasi pabrikan. Tipe autoklaf klinik: [●].
- Biarkan paket kering di dalam chamber sebelum dikeluarkan.
- Periksa indikator kimia setiap paket → berubah warna penuh: lulus · tidak: paket gagal.
- Catat siklus di Log Sterilisasi: tanggal, siklus ke-, isi, suhu/waktu, hasil indikator kimia, indikator biologi (bila dipakai), operator.
Setelah Prosedur
- Simpan di lemari bersih tertutup, terpisah dari area kotor.
- Indikator biologi: mingguan, dan setiap kali setelah autoklaf diperbaiki.
- Arsipkan Log Sterilisasi untuk keperluan audit PPI.
Scan saja.
Siapkan:
Lakukan:
- Rendam → sikat (engsel terbuka) → bilas → keringkan
- Kemas, engsel terbuka, label tanggal + kedaluwarsa + inisial
- Autoklaf sesuai tipe dan manual, biarkan kering di chamber
- Indikator berubah penuh? → simpan / gagal → proses ulang
- Catat di Log Sterilisasi
Jangan lupa:
- Paket basah, robek, atau kedaluwarsa = TIDAK steril
- Alat berdarah kering tidak bisa disterilkan dengan benar. Bersihkan dulu
- Tidak ada catatan di log = tidak steril
flowchart TD
A[Alat bekas pakai] --> B[Rendam, sikat, bilas, keringkan]
B --> C{Bersih dan utuh?}
C -- tidak --> B
C -- ya --> D[Kemas + label + autoklaf]
D --> E{Indikator kimia lulus dan paket kering?}
E -- ya --> F[Catat log, simpan]
E -- tidak --> G[Proses ulang, catat siklus gagal]
G --> D
⚠️ DRAFT — belum ditinjau PJ Klinis.
| Pitfall |
Mengapa |
Solusi |
| Alat langsung diautoklaf tanpa disikat |
Mengira panas membunuh semua; terburu-buru antar pasien |
Debris/darah melindungi kuman dari uap. Pre-cleaning tidak boleh dilewati meski alat terlihat bersih. Sediakan wadah rendam di ruang tindakan agar pre-cleaning bisa langsung dimulai |
| Engsel ditutup saat dikemas |
Pouch lebih rapi |
Uap tidak menembus permukaan yang menempel. Kemas engsel terbuka |
| Paket dikeluarkan masih lembap |
Alat dibutuhkan segera |
Paket basah menyerap kuman lewat pembungkus. Tunggu siklus kering selesai |
| Chamber terlalu penuh |
Ingin satu siklus untuk semua |
Uap tidak merata. Kurangi isi, tambah siklus |
| Log diisi belakangan di akhir hari |
Sibuk |
Isi segera setelah siklus. Log adalah satu-satunya bukti sterilitas |
| Situasi |
Tindakan |
| Indikator kimia satu paket tidak berubah |
Paket tersebut tidak dipakai; proses ulang. Bila ≥ 2 paket dalam siklus yang sama gagal → seluruh isi siklus diproses ulang, lapor PJ PPI |
| Indikator biologi positif |
Hentikan pemakaian autoklaf; tarik semua paket sejak indikator biologi terakhir yang lulus; lapor PJ PPI hari itu; hubungi teknisi |
| Autoklaf rusak / error |
Jangan pakai alat reuse kritikal; gunakan set sekali pakai steril; lapor lewat Form Laporan Kendala Operasional dan ke Clinic Manager |
| Genangan / kebocoran di ruang sterilisasi |
Hentikan pemrosesan alat; lapor Clinic Manager saat itu juga |
| Paket kedaluwarsa atau pembungkus robek di lemari |
Keluarkan, buka, proses ulang dari tahap pembersihan |
| Alat kritikal dibutuhkan mendesak tapi belum ada stok steril |
Jangan pakai alat yang siklusnya belum lengkap. Gunakan set sekali pakai steril atau tunda tindakan; eskalasi ke PJ Pelayanan bila klinis |
- Pemrosesan alat poli gigi (handpiece) mengikuti manual pabrik handpiece.
- SOP terkait: Kebersihan Tangan; Penanganan Pajanan Okupasi (tertusuk alat kotor).
| Versi |
Tanggal |
Perubahan |
| 1 |
2026-07-01 |
Versi wiki (hasil reformat PMKP3_SPO_PPI_Set) |
| 2 |
2026-10-06 |
Menggantikan revisi 1, disusun ulang dari Pedoman PPI; metode autoklaf dikonfirmasi PJ Klinik. Metode: autoklaf saja, DTT tidak lagi dipakai. Dipertahankan dari versi lama: arsip log, pre-cleaning wajib, wadah rendam, alat kritikal mendesak. Parameter, frekuensi indikator biologi, dan handpiece diverifikasi PJ. |